Talu [yrt.net]. Sesuai jadwal, tahapan pemungutan suara Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Talu & Sinurut telah selesai dilasanakan kemaren, Minggu (15/6) tanpa adanya suatu halangan yg berarti. Di 18 TPS yg tersedia di nagari Talu dan 24 TPS di Nagari Sinurut, acara dimulai serentak sekitar pukul 08.00 WIB dan berkahir sekitar pukul 13.00 WIB. Dari informasi yg kami terima, lebih dari 75% pemegang hak suara telah memberikan suaranya pada hari pemilihan kemaren.
Talu [yrt.net]. Hari ini, Jum’at (13/6), rangkaian tahapan Pilwana (Pemilihan Wali Nagari) Talu dan Sinurut memasuki masa tenang sampai besok, Sabtu(14/6). Seperti yg telah diberitakan, bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan pada hari Minggu (15/6) mendatang.
Dengan berakhirnya masa kampanye, Kamis (12/6) kemaren, maka sesuai ketentuan, tidak dibenarkan lagi ada kegiatan atau alat peraga yg mengandung unsur kampanye. Sehingga semua atribut yg ada di ruang public sudah harus dilepas. Baik berupa spanduk, poster, umbul-umbul, pamflet, sticker, selebaran d.l.l yg bersifat mengandung dukungan kepada salah satu calon, dicopot dan atau diturunkan. Sejauh ini belum ada laporan tentang adanya pelanggaran atau hal-hal yg merupakan gangguan serius terhadap proses tahapan-tahapan pilwana Talu dan Sinurut dimaksud.
Talu [yrt.net]. “Harapan kita secara umum dan yg utama adalah, semoga Pemilihan Wali Nagari ini dapat berjalan dengan lancar, aman , damai dan sukses serta bersih dari segala bentuk kecurangan,” demikian disampaikan sdr Al Jupri S.s, salah satu calon Wali Nagari Talu dari Jorong Sei. Jernih. Al Jupri melanjutkan bahwa hendaknyalah ‘pesta’ Pilwana (Pemilihan Wali Nagari) ini dapat dijadikan sebagai proses pembelajaran politik dan demokrasi bagi masyarakat yg pada akhirnya adalah untuk kemajuan nagari dan kemaslahatan bersama. Hal tersebut disampaikan Al Jupri ketika berhasil dihubungi [yrt.net] tadi pagi, Kamis (12/6).
Talu [yrt.net]. Hari-hari dalam minggu ini merupakan hari-hari yang penuh semarak di sekitar Talu dan Sinurut. Bahkan pada hari-hari ini masyarakat sekitar seolah akan ‘terlupa’ dari rasa berat himpitan beban akibat kenaikan harga BBM yg masih dalam hitungan minggu berlalu. Soalnya, sejak hari Minggu (8/6) y.l sampai Jumat (13/6) sedang dan akan berlangsung kampanye Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Talu dan Sinurut. Layaknya pesta rakyat pemilihan calon pemimpinnya, maka pada masa-masa kampanye akan sering terjadi pengumpulan masa, orang-orang turun kejalan, spanduk dan poster dimana-mana. Obrolan di setiap warung kopi dan sudut-sudut kampung seakan menyulap warga yg biasanya ke sawah dan berladang menjadi ‘pengamat’ politik dadakan. Demikian juga halnya di Nagari Talu dan Nagari Sinurut yg akan melaksanakan pemilihan langsung pada tgl 15 Juni 2008.
Talu[YRT] Talu adalah ibu kota Kecamatan Talamau, Kab. Pasaman Barat, Propinsi Sumatera Barat. Kecamatan Talamau sekarang terdiri dari 3 (tiga) nagari setelah pemekaran Kab. Pasaman menjadi dua kabupaten, Kab. Pasaman dan Kab. Pasaman Barat. Ketiga nagari tsb adalah Nagari Sinurut, Nagari Kajai danNagari Talu sendiri. Nagari Cubadak dan Nagari Simpang Tonang yg tadinya bagian dari Kec. Talamau, sekarang membentuk kecamatan sendiri (Kec. Duo Koto) dan masuk Kab. Pasaman setelah pemekaran tsb.
Nagari menurut adat Minangkabau (seperti ditulis dalam Adat Salingka Nagari, LAN Talu) adalah wilayah pemerintahan adat yang pembentukannya mengikuti kaidah-kaidah dan sejumlah persyaratan tertentu.Pembentukan sebuah nagari diawali dengan pembuatan taratak, taratak berkembang menjadi kampuang/dusun, kemudian berkembang menjadi koto dan seterusnya. Selanjutnya setelah memenuhi beberapa persyaratan, antara lain baampek suku, bamusajik, bapandam pakuburan dll, barulah beberapa kampuang/dusun/koto tsb menjadi sebuah nagari.
Jakarta [yrt] Setelah pada periode berjalan sekarang (Februari ~ Juni 2008) dapat menyantuni sebanyak 56 orang siswa, pada periode berikutnya, Juli ~ Desember 2008 (Semester I TA 08/09), Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA) IKT Jakarta mencanangkan target 100 orang siswa. Hal ini dicetuskan dan disepakati pada acara pertemuan rutin 2 bulanan IKTJ, Talamau Duduak Basamo yang berlangsung di Cimanggis, Depok, Minggu (25/05 ) kemaren.
Seperti diketahui salah satu Unit Kegiatan dibawah Bidang SDM & Pengkajian Ikatan Keluarga Talamau Jabodetabek (IKT Jakarta) adalah Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA). GOTA sendiri adalah merupakan implementasi dari Program Dana Pendidikan Anak Nagari oleh IKT Jakarta. Sejak mulai direalisasikan pada Februari awal 2008, sampai saat ini GOTA IKTJ telah menyalurkan santunan Dana Pendidikan Anak Nagari sebesar Rp 5.600.000,-. Santunan tsb diberikan melalui GOTA dalam bentuk Beasiswa Pembayaran SPP setiap bulan kepada 56 orang siswa/i yg terdapat di 4 (empat) sekolah (SLTA/SLTP/Madrasyah/Aliyah) di Kec. Talamau. (lihat daftar siswa).
Untuk semua sanak rang talu yang ingin memuat artikel atau pun ikut menjadi bagian dari pengurus website rang talu silahkan kirimkan email ke
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
kami tunggu juga sumbang saran nya.