Skip to content
Anda Ada di Sini: Home
Hari Merdeka di Jorong Merdeka PDF E-mail
 
Written by Contributor, on 27-08-2008 13:26
Views 719    

Kiriman Eddy.M

ImageTalu[yrt.net ] 17 Agustus adalaha tgl yg paling bersejarah bagi bangsa ini, yg mana pada tgl tsb 63 tahun y.l Bangsa Indonesia (bersama Proklamatornya Soekarno-Hatta) menyatakan lepas dari cengkeraman para penjajah. Sejak berabad-abad lamanya, bangsa ini secara bergantian dijajah oleh bangsa-bangsa yg tidak kenal perikemanusiaan ketika itu. Lepas dari mulut harimau disergap oleh mulut buaya. Puas sang buaya dicabik-cabik oleh serigala…, berabad-abad lamanya. Namun dengan penuh keyakinan dan pecaya diri yg tinggi, serta didorong oleh semangat kemerdekaan yg berkobar-kobar dari hembusan nafas dan denyut nadi  seluruh penjuru negeri, pada tgl tsb, 17 Agutus 1945, bangsa ini menyorakkan kepada dunia hari kebebasannya. Mulai hari itu, tgl itu, jam itu, menit dan detik itu bangsa Indonesia lepas dari kerasnya cengkeraman imprealis, bebas dari belenggu kolonial, lepas dari segala siksa dan paksa, bebas dan lepas untuk teriak ‘merdeka…’, M E R D E K A…! !’.

17 Agustus, siapa warga bangsa ini yg tidak tahu sesuatu dengan tgl tsb, generasi mana di negeri ini yg tidak mengerti apa-apa dengan tgl itu ? Bahkan seorang pesuruh lepas suatu instansi yg mengabdi di kaki gunungpun memaku kuat-kuat dalam ingatannya, paling tidak yg ia ketahui pad tgl tsb kalender berawarna merah. Lebih daripada itu, hampir diseluruh belahan bumi Indonesia seluruh anak bangsa bergembira ria menyambut setiap datangnya 17 Agustus, yg populer dengan sebutan tujuhbelasan (17-an). Berbagai kegiatan dan kreatifitas bermunculan untuk mengapresiasikan kegembiraan hari merdeka, seolah-olah semuanya ikut “merasakan” apa yg dirasakan oleh orang-orang yg mengalami peristiwa 63 thn lalu itu.

Ya, Proklamasi memang sudah 63 thn berlalu, tetapi api semangat pekik merdeka harus tetap hidup dan menyala disetiap hembusan nafas generasi penerus bangsa hingga sekarang ini, bahkan terus selamanya, sepanjang masa. Barangkali semangat inilah yg diusung oleh anak muda remaja Karang Taruna Jorong Merdeka, Pasar Usang Talu. Seperti halnya diberbagai tempat, Karang Taruna Jorong Merdekapun menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-63 kemaren. Berbagai pertandingan, perlombaan dan permainan menyemarakkan peringatan hari merdeka tsb. Anak-anak, remaja, orang dewasa, bpk-bpk dan ibu-ibu semuanya ikut terlibat memeriahkan.

Adapun jenis lomba/pertandingan yg diadakan cukup beragam, meliputi bidang olah raga, kesenian dan agama. Yg tergolong kegiatan baru adalah Lomba Pildacil (Pemilihan Da’i Cilik). Juga ada Lomba Adzan untuk anak-anak. Untuk dewasa ada sepak takraw. Selain itu ada pula permainan-permainan khas 17-an sejak dulu yg sifatnya sekedar lucu-lucuan dan saling bergembira. Seperti pacu ‘tangkelek’ panjang, gigit coin ‘balumang luluak’, joget balon, tusuk balon, pacu goni dsb. Tidak ketinggalan icon 17-an di tanah air yaitu panjat pinang. Lengkap sudah untuk memutar kembali suasana perayaan-perayaan hari merdeka pasca Proklamasi 1945. Memang itulah salah satu essensi dari perayaan demi perayaan HUT Kemerdekaan RI. Melalui perayaan-perayaan tsb, diharapkan dapat mentransfer nilai-nilai perjuangan kemerdekaan serta arti sebuah kemerdekaan itu sendiri, dari generasi ke generasi.

Berpusat di Mesjid

Dan yg lebih berkesan pada kegiatan 17-an kali ini adalah meneruskan tradisi masyarakat Minang yg sejak dahulu sering memusatkan kegiatan kemasyarakatan di lingkungan mesid. Hampir semua kegiatan perayaan 17-an di Jorong Merdeka ini dilaksanakan di Mesjid dan halaman Mesjid At Taqwa Kp Mandahiling, Ps Usang. Semoga tradisi ini dapat terus ditingkatkan dan dilestarikan dari generasi ke generasi, sejalan canangan Pemda Sumbar sejak pasca Orde Baru tentang Back To Surau…, kembali ke Mesjid. Terlaksananya kegiatan inipun tidak lepas dari salah satu ruh kekuatan masyarakat Minang, yaitu gotong royong. Hampir segenap masyarakat Jorong Merdeka ikut bahu membahu dalam mensukseskan acara ini. bukan hanya kaum muda remaja dengan tenaga dan pikirannya, tetapi ibu-ibu mengantarkan nasi, pisang goreng, jagung rebus serta teh dan kopi panas pada setiap kegiatan memberikan dorongan semangat persatuan dan kebersamaan ditengah ramainya sorak-sorai anak kampung. Bahkan dunsanak yg di rantaupun (perantau Ps Usang di Jakarta) ikut memberikan dukungan dengan mengirimkan iuran sumbangan.

Malam Resepsi ‘ba Singga Ayam’

Puncak acara dari seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan mengadakan Malam Resepsi yg berlangsung di Gedung Pertemuan Anak Nagari (dahulu Gedung Pertemuan Talamau). Berbagai kesenian daerah Minang ditampilkan oleh anak-anak kampung menghibur seluruh pengunjung. Acara berlangsung cukup meriah yg diselingi Lelang Singgang Ayam dalam rangka menggalang dana untuk kemajuan pemuda kampung. Malam resepsi penutupan perayaan HUT RI ke 63 di Jorong Merdeka ini patut dicatat dan dikenang oleh anak nagari, yg mana hanya Karang Taruna Jorong Merdekalah yg melaksanakan malam resepsi 17 Agustus 2008 di Kecamatan Talamau. Karena memang Pemerintahan Kecamatan Talamau tidak mengadakan malam resepsi untuk peringatan kemerdekaan yg hanya sekali setahun ini. Selain masyarakat Jorong Merdeka Ps. Usang, turut hadir pada acara malam resepsi ini Muspika Talamau, Kacabjari, Koramil, Kapolsek dan Sekcam Talamau mewakili Camat Talamau yg tidak dapat hadir. Hadir pula Lili Syukri (Anggota DPRD II Pasaman Barat) yg kebetulan berasal dari Jorong Merdeka, Ps Usang Talu.

Bagaimanapun, sukses kepada segenap Karang Taruna Jorong Merdeka yg telah bekerja keras dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan yg tinggi. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, bahu membahu dalam rangka memberikan suatu arti tertentu terhadap tgl bersejarah bagi bangsa ini, yaitu hari merdeka. Hari merdeka di Jorong Merdeka. Semoga tahun-tahun berikut lebih meriah lagi. M E R D E K A !! [Red]

Quote this article in website Cetak Beritahu Kerabat Artikel Terkait

Users' Comments (1) RSS feed comment
Posted by Paja Talu, on 27-08-2008 13:31, , Guest
Merdeka...!!! :) :)
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Add your comment



mXcomment 1.0.7 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
Your Ad Here JoomlaWatch Stats 1.2.9 by Matej Koval
Syaaban
18

Jum'at
1431 HIJRIAH

HUT RI 63

Rang Talu Login






Lost Password?

Komentar Terakhir

Prissy – Dari...
Aah Prissy, baa bonalah kampuang kitoh...
21/07/10 21:42 More...
By Men Samged

Prissy – Dari...
Salut buat dek Prissy..., semoga lebih...
21/07/10 12:38 More...
By Rang Rantau

Pasaman Barat...
Hi there, I dont know if I am writing...
16/07/10 05:36 More...
By Adam

Pasangan...
Berdasarkan data terakhir Antara-Sumbar...
01/07/10 11:31 More...
By Dasril Alies

Pasangan...
Mudah-mudahan tabangkik batang...
01/07/10 05:48 More...
By Mak Uncu

Lirik Lagu Minang

Melestarikan Khazanah Budaya Ranah Minang
  • Timang Lado Lado
    Timang lado-lado Lado panggulai paku Sajak si upiak ado Lah ado nan ka dipangku Timang lado-lado Lado panggulai baluik Sajak si upiak ado Lah ado kawan bagaluik Iyo bana sanang hati, alah tibo Iyo nan di nanti Iyo bana sanang hati lah basuo iyo nan dicari (Ciptaan Syamsi Hasan, Sumbangan lirik oleh Ijoenk)
  • Pasambahan
    Disulam sari sarato jubah Jubah diguntiang dek anak rajo Ondeh kanduang oi, ondeh sanak oi ? Di dalam tari kami manyambah Sambah tairiang nan jo carano Ondeh kanduang oi, ondeh sanak oi ? Yoo, Tuanku Basa, basa batuah, kanduang Himpunan puji tumpuan sambah Jaweklah salam sarato sambah Sambah nan datang yo dari bawah Adaik dek [...]

Newsflash

Ass..,

Untuk semua sanak rang talu yang ingin memuat artikel atau pun ikut menjadi bagian dari pengurus website rang talu silahkan kirimkan email ke This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it kami tunggu juga sumbang saran nya.

Wass..,

Rang Talu

 

Tool Pencarian

Custom Search

Berlangganan Artikel

YRT MP3 Streaming

Polling

Berapa kali sanak pulang kampung dalam satu tahun..??
 
Rang Talu pulang basamo.. bagaimana menurut pendapat sanak ?
 

Berita Duka

 Info Berita Duka
Info Berita Duka

Publikasi

Adaik Salingka Talu

Kamus Bahaso Tolu

Lian = kamu sekalian

dioyak = digoyang, diruntuhkan,

takalucuih = melorot, tampa disengaja celananya turun dari pinggang kepantat

Pengunjung Rang Talu



Countries

67.6%Indonesia Indonesia
15.4%Australia Australia
9.2%United States United States
4.7%Malaysia Malaysia
0.6%Norway Norway
0.5%Canada Canada

Visitors

Today: 19
Yesterday: 16
This Week: 95
This Month: 621
Total: 25976