IKTJ Serahkan Bantuan Spontanitas Korban Kebakaran

Talu, [yrt.net] Hari ini, keluarga besar Rang Talu yg tergabung dalam Ikatan Keluarga  Talamau Jabodetabek (IKT Jakarta) menyerahkan bantuan bagi  keluarga korban kebakaran di Talu yg terjadi Kamis (11/12) minggu lalu. Bantuan berasal dari IKT sendiri serta sumbangan dari sanak saudara di Jabodetabek & sekitarnya yg mulai dikumpulkan sejak hari Sabtu kemaren. Pengurus IKTJ menyebutnya sebagai sumbangan spontanitas karena yg menjadi prioritas saat ini adalah bagaimana bisa membantu sesegera mungkin, untuk dapat mengatasi kondisi emergency yg dialamai oleh para korban sekarang ini. Ketua IKTJ Ir Asrinal Rajab, mengatakan bahwa keperluannya sekarang memang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu.

“Jadi semacam tindakan tanggap darurat, kalau pemerintahan menangani suatu bencana. Tidak jadi masaalah besarnya berapa, yg penting sekarang kita usahakan dulu memberi sesuatu yg kita bisa dan sesegera mungkin. Nanti masaalah recovery jangka panjang merupakan hal lain lagi,” demikian Asrinal Rajab ketika dihubungi melalui telepon genggamnya. Jadi metodenya penggalangannyapun hanya melalui telephone & SMS. Alhamdulillah sampai Minggu pagi, terkumpul sumbangan sebesar Rp 6.5 juta dan langsung dikirim via Padang saat itu juga.Pagi ini, Senin (15/12) sumbangan tsb diserahkan langsung oleh Wk Ketua IKTJ, Bp Nadiar Hakim (kebetulan berada di Padang dan menyempatkan diri ke Talu), langsung pula diterima oleh pihak keluarga masing-masing korban. Dari 4 buah rumah/kiost yg rata dengan tanah, tercatat ada 5 (lima) keluarga korban yg berhak menerima bantuan yaitu : (1) Rul A’in  (2) Etek Numi  (3) Sdr Adek Siriang  (4) Ibu Ipah  (5) Ibu Uyun.Menurut Bu Ipah, salah seorang korban yg dapat kami hubungi, ia bersama rekan-rekannya sangat senang dan berterimakasih sekali atas banyaknya uluran tangan dari berbagai pihak terhadap mereka. Sehingga mereka benar-benar tidak merasa sendirian menghadapi cobaan ini.“Alhamdulillah…, kami sangat terharu dan bersyukur kepada Allah, atas besarnya simpati dan uluran tangan dari semua pihak, baik yg di kampung maupun yg di rantau. Awalnya kami memang sangat terpukul dan seolah tidak sanggup menerima ujian ini, tapi Alhamdulillah sekarang kami sudah merasa lebih baik. Jadi tolong sampaikan kepada sanak saudara di perantauan, bahwa kami baik-baik saja…,” demikian sambutan Bu Ipah atas apa yg dialaminya. Subhanallah…, dalam kondisi yg tidak punya apa-apa lagi seperti sekarang ini, ibu ini tak hentinya bersyukur dan tetap berucap Alhamdulillah atas segala apa yg ia terima. Sampai saat ini, keluarga Bu Ipah dan Bu Uyun di tempatkan di rumah dinas Camat Talamau. Keluarga Rul dan Etek Numi sementara menempati warung diseberang jalan dimana Sdr Rul berjualan setiap harinya. Keluarga Adek Siriang disebutkan mengungsi ke rumah orang tuanya di Ps. Baru Talu.[makuncu]

Reply