Jalan Baru, Batang Koriang – Bateh Palano

Sinuruik[rangtalu.net] Salah satu cara yg hampir mutlak harus dilakukan untuk membuka akses dari dan ke suatu daerah baru adalah dengan membuka atau membuat sarana jalan baru. Seperti telah dimaklumi bahwa, sarana jalan mempunyai peran yang sangat besar dalam usaha-usaha memajukan suatu daerah di segala bidang. Umumnya dalam mendorong kemajuan dalam bidang ekonomi dan peradaban, apalagi bidang transportasi. Tampaknya hal yang sama pun juga dipahami oleh masyrakat Nagari Sinuruik.

Hal ini terakomodasi dalam beberapa program (jangka pendek & panjang) Kenagarian Sinuruik, Kec. Talamau. Dimana salah satu program yg sudah berjalan adalah pembukaan sarana jalan baru dari Batang Koriang sampai ke Bateh Palano. Ruas jalan ini melintasi bukit dan menghubungkan bukik (bukit) Tembok dan bukik Bangkok.

Di bukik Tembok, jalan ini bermula dari ruas jalan yang juga baru saja selesai di buka. Yaitu jalan baru antara bukik Tembok dengan bukik Rantau Pauah, tembus ke Jembatan Panjang di Kenagarian Talu. Pertigaan titik pertemuan kedua jalan tsb disebut Simpang Batang Koriang. Dari Batang Koriang, ruas jalan yang masih berstruktur tanah alam ini diteruskan ke arah bukik Bangkok sejauh l.k 1 km. Setidaknya jalan ini sampai ke Bateh Palano, yaitu bertepatan di atas bukik Bangkok. “Dengan dibukanya jalan ini, diharapkan akan mempermudah pergerakan masyarakat yang berkebun atau berusaha disekitar hutan tsb. Bagi yg mempunyai kebun/ladang disekitar jln tsb, jalan ini akan sangat bermanfaat untuk membawa hasil panen. Selain itu juga diharapkan terbukanya jalan ini akan mendorong masyarakat sekitar untuk membuka atau mengolah lahan perkebunan baru,” demikian disampaikan Wali Nagari Sinuruik, Masri Velli,S.sos di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Bateh Palano – Durian Hutan

Ditanya mengenai program-program lain (jangka pendek – panjang), Masri Velli menjelaskan bahwa pembukaan jalan baru Simpang Batang Koriang – Bateh Palano di atas adalah merupakan salah satu program jangka pendek di bidang pembangunan fisik-infrastruktur. “Rencananya ruas jalan Sp Bt Koriang – Bateh Palano tsb akan diteruskan pembukaannya sampai ke Bateh Durian Hutan, yang seluruhnya melintasi bukit. Namun rencana ini kita masukan ke dalam Program jangka menengah 1~3 thn,” jelas Pak Wali.

Masri Velli melanjutkan bahwa menurut perencanaan nagari, ruas Bateh Palano – Bateh Durian Hutan ini Inysa Allah pekerjaannya sudah dapat dimulai pada thn 2009 mendatang. Dan jika segala sesuatu berjalan sesuai rencana, “sekali lagi Inysa Allah, thn 2011 akhir pekerjaannya sudah selesai 100%” harapan Pak Wali tentang program kerjanya.[makuncu]

Reply