Kebakaran di Talu, 3 Buah Rumah Ludes di Lalap Api

Talu[yrt.net]Sekitar pukul 17.30 menjelang magrib sore tadi Kamis, 11/12/08, si jago merah mengamuk di Talu, Talamau. Tepatnya di jalan Bangkok, dekat simpang tiga Mess Pemda Talu. Api menjalar dengan cepat sehingga dalam waktu singkat sudah menyambar rumah di kiri-kanan sumber kebakaran. 3 buah rumah dan 1 bangunan warung/kios rata dengan tanah pada kejadian ini.

Menurut informasi yg dapat dikumpulkan dari beberapa sumber, api diduga berasal dari kompor di salah satu rumah yg berada ditengah-tengah diantara ketiga rumah tsb. Belum jelas apakah disebabkan kompor tsb meledak atau api yg menyambar benda disekitarnya. Namun disebutkan pula bahwa penghuni rumah juga berjualan bensin eceran di rumah tsb. Sehingga kuat dugaan hal ini juga mempercepat membesarnya api, selain struktur rumah yg seluruhnya dari kayu.

Rumah yg pertama adalah yg diketahui sebagai rumah keluarga Kulipah (alm), di mana dugaan sumber api berasal yg di depannya ada warung. Berikutnya masih rumah keluarga Kulipah (sekarang ditempati oleh salah satu anaknya, yg akrab di panggil Buk Ipah). Kedua rumah berikut warung yg saling berdekatan tsb sekarang hanya tinggal puing. Satu rumah lainnya diketahui sebagai rumah keluarga A’in atau lebih kenal sebagai rumah saudara Rul A’in. Rumah yg terletak di sebelah kiri dari (dugaan) sumber api ini,juga di kabarkan ludes di lalap si jago merah. Warga masyarakat sekitar beserta aparat kepolisian berjibaku membantu memadamkan api dan melokalisir api agar tidak meluas ke rumah yg lain. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30~21.00 setelah Mobil Dinas Pemadam Kebakaran dari Sp Empat sampai di lokasi sekitar jam 19.00.

Bpk Wali Nagari Sinuruik, Sdr Masri Velli, S.Sos yg dpt kami hubungi beberapa saat setelah kejadian, mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka pada musibah ini. Namun tak satupun barang-barang yg dapat diselamatkan dari ketiga rumah tsb. “Perkiraan kasar sementara dari pihak korban, peristiwa ini setidak-tidaknya telah menimbulkan kerugian material sekitar700-an juta rupiah,” demikian disampaikan pak Wali. Pada malam ini dan untuk sementara waktu, seluruh keluarga korban di ungsikan kerumah sanak saudara masing-masing. “Rencananya besok, Jumat 12/12, akan dilakukan pendataan lebih detail baik mengenai kronologi kejadian maupun kerugian materi yg dialami,” lanjut Masri (Wali Nagari Sinuruik), mengakhiri pembicaraan. [makuncu]

Reply