Pasaman Barat ber-Halal Bihalal

Meski Syawal sudah berlalu, namun tidak ada halangan bagi komunitas perantau asal Pasaman Barat di Jabodetabek untuk melangsungkan acara silaturahmi berupa Halal Bihalal. Antusias warga yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pasaman Barat Jakarta Raya (IKPB  Jaya) ini seolah menegaskan bahwa untuk bersilaturahmi tak mesti terikat oleh bulan Syawal. Silaturahmi yang salah satu tujuannya adalah menjalin dan mempererat hubungan persaudaraan itu, dapat dilakukan kapan saja.

Demikianlah IKPB Jaya, berhalal bihalal pada Minggu, 31/10/10 yang lalu. Mengambil tempat di Aula Graha Makarti Bhakti Nagari Komplek LAN Jakarta, acara ini berlangsung cukup meriah, bahkan sampai waktu habispun masih banyak peserta yang belum membubarkan diri.

Selain di hadiri oleh Bupati dan Ketua DPRD Pasaman Barat, juga hadir beberapa tokoh Sumatera Barat. Diantaranya terlihat Letjen (Purn) Ir H Azwar Anas, mantan Gubernur Sumbar yang beberapa kali jadi menteri kabinet di era orde baru. Ada juga Mayjen (Purn) Drs H A Nazri Adlani, putra Pasaman Barat yang sempat menjadi salah satu Wakil Ketua MPR RI. Di sisi lain ada Ambiar Tamala, putra asli Pasaman Barat ini pernah dipercaya sebagai Dubes Indonesia untuk Maroko, terakhir ia bertugas di Tunisia. Pejabat yang masih aktif diantaranya hadir DR H Fauzi Bahar, MSi, Walikota Padang sekarang. Ada pula Ketua BKAAM serta tokoh dari perwakilan kabupaten/kota yang lainnya se Sumatera Barat di Jakarta.

Dari tingkat kehadiran, sepertinya panitia cukup berhasil meraih minat peserta. Hal ini terlihat dari penuhnya semua (l.k 300) tempat duduk yang tersedia, dan masih banyaknya peserta yang terpaksa berdiri, juga yang berada diluar ruang utama aula. Semoga ini juga merupakan indikasi tingginya antusiasme komunitas perantau Pasaman Barat di Jabodetabek untuk meningkatkan kebersamaannya.

Salah satu agenda dalam rangkaian acara Halal Bihalal ini ialah pelantikan atau pengukuhan Pengurus Harian IKPB Jaya yang baru, periode 2010-2015 hasil Mubes IKPB Jaya Agustus 2010 y.l di Jakarta. Ketika itu Ir Asrinal Rajab terpilih sebagai Ketua Umum menggantikan Prof. Dr Ir H Syafril Kemala, MSi. Pengurus IKPB 2010-2015 dikukuhkan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Drs H Baharuddin R, MM.

Dalam sambutannya, selain menyampaikan beberapa program utama pemerintahannya kedepan, Baharuddin juga mengajak IKPB Jaya untuk sama-sama bersinergi dalam membangun Pasaman Barat. Harapannya, dengan dikukuhkannya pengurus yang baru ini, hendaknya dapat membawa pembaharuan dalam segala hal, khususnya dalam kaitan komunikasi dengan kampung halaman.

Seakan gayuang basambuik tapuak babaleh, dalam sambutan Ketua IKPB Jaya yang baru, Asrinal Rajab juga menyampaikan bahwa salah satu dari programnya kedepan memang meningkatkan hubungan dengan Pemda/DPRD PasBar. Targetnya adalah dapat berkontribusi secara nyata dalam upaya-upaya pembangunan daerah. “Sebagai langkah awal, kita sudah membentuk suatu Badan Kerjasama Ranah dan Rantau, yang nantinya akan berperan aktif dalam menampung dan menjaring aspirasi baik dari rantau maupun dari ranah serta mengkomunikasikannya dengan kedua pihak,” jelas Asrinal.

Bahkan, lanjut Asrinal, pengurus sekarang telah membukukan beberapa gagasan dan pemikiran yang mungkin dapat diterapkan dalam membangun dan memajukan PasBar. Semoga gagasan dan pemikiran ini dapat menjadi masukan bagi Pemda maupun Dewan dalam menyusun rencana kerjanya, baik pendek maupun panjang. “Buku ini akan kami serahkan kepada Bp Bupati dan Bp kepada Ketua DPRD, sebagai sumbangan awal pengurus baru ini dalam bentuk pemikiran. Harapan kami semoga dapat menjadi masukan bagi bpk-bpk dalam melaksanakan pembangunan di Pasaman Barat,” demikian Ir Asrinal Rajab dalam sambutannya.

Berbicara pula dalam kesempatan ini Ir H Azwar Anas selaku sesepuh tokoh Sumatera Barat di Jakarta dan Nazri Adlani selaku sesepuh tokoh Pasaman Barat. Keduanya berharap agar IKPB kedepan dapat lebih proaktiv dan juga ikut berperan aktif dalam memajukan Sumatera Barat bersama-sama ikatan-ikatan kabupaten/kota lainnya.

Hal lain yang menarik, dan mungkin yang pertama ada ialah Festival Kuliner khas Pasaman Barat. Setiap komisariat kecamatan (11 kecamatan) di Pasaman Barat menampilkan masakan khas daerah masing-masing. Dan keluar sebagai pemenang I adalah stand kuliner dari Komisariat Kec. Pasaman (Sp Empat) dan pemenang II adalah stand kuliner dari Komisariat Kec. Talamau (Talu).[Pernah dimuat di Kompasiana.Com]

Reply