Pilkada Pasaman Barat, Yang Kalah Dukung Yang Menang

Dengan telah selesainya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilukada Pasaman Barat oleh KPUD PasBar pada Senin (5/7) kemaren, maka dipastikan bahwa yang keluar sebagai pemenang pemilihan umum kepala daerah (Bupati/Wakil Bupati) Pasaman Barat 2010-2015 adalah pasangan calon no. urut 3, yaitu pasangan Bahardduin R – Syahrul Dt Marajo. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPUD PasBar Yondrizal seperti yang dilansir oleh Antara-Sumbar.

Dari hasil pleno terbuka tsb, disebutkan pasangan no. 3 (Baharuddin-Syahrul) memperoleh 56.830 suara. Perolehan ini mencapai 35 persen dari 161.607 suara sah. Sementara pasangan no. urut 4 (Syahiran-Asgul) meraih 44.987 atau 28 persen suara. Sedangkan terbanyak ketiga diperoleh oleh pasangan Risnawanto-Nofrizal yang mengumpulkan 34.812 suara atau sebanding dengan 22 persen. Lalu pasangan Akmaluddin-Epi Santoso meraih 24.878 atau 15 persen suara. Selain mengutip Yondrizal yang mengatakan bahwa dalam pleno rekapitulasi yang berlangsung terbuka itu tidak ditemukan adanya protes dari masing-masing saksi pasangan yang hadir, Antara-Sumbar juga menyebutkan bahwa Rekapitulasi Suara Pilkada Pasbar Berjalan Lancar.

Untuk itu, selaku warga Pasaman Barat yang kebetulan juga adalah anak-cucu-kamanakan Rang Talamau, kami ucapkan selamat kepada Bpk Baharuddin R beserta pasangannya Bpk Syahrul Dt Marajo yang telah memperoleh kepercayaan dari mayoritas masyarakat Pasaman Barat untuk memimpin kabupaten ini selama lima tahun kedepan. Mudah-mudahan pasangan pemimpin yang baru ini dapat membawa Pasaman Barat ke arah yang lebih baik dan tepat dalam melaksanakan segala program-program pembangunan sebagaimana yang di amanahkan. Semoga pula terpilihnya pasangan Baharuddin R – Syahrul menjadi Bupati/Wakil Bupati PasBar, mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat serta semua pihak yang berkepentingan bagi kemajuan Pasaman Barat, termasuk dukungan dari pihak-pihak yang kalah dalam persaingan sebelumnya.

Siap kalah siap menang, yang kalah mendukung yang menang, itulah salah satu praktek demokrasi yang masih sulit direalisasikan di negeri ini. Namun jika memang tujuan bersama adalah kemajuan dan kebaikan, kenapa tidak Pasaman Barat bisa membuktikan bahwa setiap calon siap kalah siap menang, dan yang kalah mendukung yang menang. Selain ini akan memberikan energi positif bagi kinerja pemda kabupaten yang memerintah nantinya, tentu hal ini juga akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain yang mungkin masih sulit untuk menerapkan yang kalah mendukung yang menang secara kesatria. Maka seyogianyalah para pasangan calon yang kalah bersama-sama para pendukungnya, memberikan dukungan kepada pasangan terpilih. S.e.m.o.g.a.

[Artikel ini diambil dari Kompasiana.Com]

Reply