Duduak Basamo : Menanti Yayasan Gunuang Talamau

Salah satu kegiatan rutin Ikatan Keluarga Talamau (IKT) Jakarta adalah Duduak Basamo. Yaitu berupa pertemuan antar sesama komponen organisasi perantau asal Talamau (Pasaman Barat), sebagai salah satu ajang membina dan meningkatkan silaturahmi. Meskipun acara Duduak Basamo ini dilaksanakan tidak terlalu formil, cenderung berbentuk kangen-kangenan ‘malopeh taragak’, mengobrol dan diskusi mengenai apa saja, tetapi biasanya selalu menghasil kesepakatan-kesepakatan dalam rangka memajukan organisasi dan Inysa Allah membawa kebaikan bagi sesama.

Seperti disebutkan, yang ikut serta dalam Duduak Basamo ini bisa siapa saja dari seluruh komponen organisasi IKTJ. Pengurus, Penasehat, Pembina, Anggota, Simpatisan, semuanya berkesempatan untuk hadir dan semuanya duduk di forum yang sama. Inilah salah satu trik unik dari Pengurus IKTJ sekarang, untuk menarik keikut sertaan semua pihak dalam pertemuan-pertemuan tsb. Jika pengurus menyebutnya sebagai Rapat Pengurus, maka dipastikan yang datang hanya pengurus saja, dan itupun belum tentu hadir semua dalam setiap pertemuan. Dengan menggunakan istilah Duduak Basamo dan terbuka untuk seluruh komponen organisasi, maka setiap anggota bahkan simpatisanpun berkesempatan untuk berpartisipasi. Selain dapat malopeh taragak satu sama lain, dapat pula ikut serta dalam diskusi-diskusi ringan, bahkan dalam proses pengambilan keputusan tertentu.

Pada Sabtu, 12 Maret 2011 y.l, IKT Jakarta kembali melaksanakan Duduak Basamo Edisi Maret 2011. Acara mengambil tempat di ruang pertemuan lantai 3, Sekretariat IKT Jakarta di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Turut hadir dalam acara tsb, Ketua Umum IKT Jakarta Bp Ir Asrinal Rajab, Koordinator GOTA-IKTJ Bp Ir Reswandri Rustam MSc dan beberapa pengurus lainnya.. Meski tidak semua pengurus dan anggota bisa hadir, namun acara berjalan cukup hangat dan akrab serta diskusi-diskusi mengalir dengan cair.

Beberapa hal yang mengemuka pada Duduak Basmo Edisi Maret ini antara lain adalah, usaha untuk merealisasikan berdirinya sebuah yayasan di lingkungan keluarga perantau Talamau di Jakarta, yang sudah menjadi wacana sejak acara IKTJ Pulang Basamo 2009. Ketika itu megnusung Program GOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) untuk di sosialisasikan kepada perantau Talamau di kota-kota lainnya di Indonesia, yang kebetulan juga pulang kampung berlebaran. Dalam acara diskusi umum dalam tajuk Temu Ramah IKTJ Bersama seluruh komponen masyarakat Talamau (Muspika, Tokoh Masyarakat. Pelajar, Pemuda dan Masyarkat) yang diselenggarakan ketika itu, muncul suatu ide yang diusulkan oleh Bp Drs Baharuddin R, MM (sekarang Bupati Pasaman Barat), yaitu agar IKTJ mendirikan suatu yayasan berbadan hukum. Selain untuk melebarkan sayap program GOTA, yayasan dimaksud juga dapat memayungi kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang di kelola IKT Jakarta.

Dalam perjalanan waktu yang sudah lebih satu tahun sejak gagasan itu digulirkan, wacana untuk mendirikan yayasan tsb sempat menjadi bahasan di lingkungan IKTJ dalam beberapa kali pertemuan. Namun seiring dengan naik turunnya aktifitas keorganisasian, demikian juga halnya wacana mengenai yayasan tsb seperti timbul tenggelam di tengah dinamika organisasi. Menyikapi keadaan yang demikian, maka forum Duduak Basamo Edisi Maret 2011 sepakat untuk meningkatkan pembahasan rencana pendirian yayasan tsb.

Setelah melalui diskusi yang hidup dan menarik, akhirnya forum berhasil menyepakati dan memutuskan beberapa hal berikut :

  • Guna meningkatkan Program GOTA dan untuk dapat mewadahi kegiatan-kegiatan sosial IKTJ di masa-masa mendatang, Forum Duduak Basamo sepakat untuk sebuah Yayasan.
  • Forum menyepakati bahwa pendiri Yayasan dimaksud adalah Kelembagaan Ikatan Keluarga Talamau Jakarta (IKTJ)
  • Forum mengusulkan nama yayasan yang akan didirikan tsb adalah : Yayasan Gunuang Talamau (pertimbangan usulan nama ini dapat dibahas lebih lanjut)
  • Forum menyepakati dan membentuk Tim Persiapan Pendirian Yayasan Gunuang Talamau yang beranggotakan 5 (lima) orang, selanjutnya tim ini dapat disebut sebagai Tim- 5
  • Forum sepakat dan menunjuk nama-nama tsb sebagai naggota Tim-5 :
    • Drs Nases Djon MM
    • Zuardi Alies
    • Derwan Miter
    • Dasril Alies
    • Ir Ferri Melson Tafzi

(mohon maaf dan koreksi jika terdapat kesalahan penulisan nama dan gelar, koreksi dapat disampaikan ke info@rangtalu.net)

  • Tugas pokok Tim-5 adalah mempersiapkan dan menindak lanjuti segala sesuatu yang diperlukan untuk mendirikan Yayasan Gunuang Talamau

Selanjutnya mari kita ucapkan selamat kepada Tim-5, semoga tim diberikan kekuatan dan kelancaran dalam mengemban tugas-tugasnya, hingga dapat berdirinya Yayasan Gunuang Talamau. Selamat bertugas kepada Tim-5. [Sipangka]

Reply