Rang Talu Buko Basamo

Untuk meningkatkan silatiurahim di antara kita keluarga besar perantau asal Talamau di Jakarta sekitar, Pengurus IKT Jakarta mengundang Bpk/Ibu/Sanak/Sdr/i untuk hadir pada acara Rang Talu Buko Basamo yang Inysa Allah akan dilaksanakan pada :

Hari/Tgl          : Sabtu, 13 Agustus 2011
Jam                   : 15.45 WIB (Ba’da Ashar)
Tempat            : Jln Amonia I Block G No.17
                              Komp. Pupuk Kujang, Beji Timur – Depok (peta terlampir)
Acara               : 15:45 – Musyawarah/Diskusi
                              >> Pemantapan Rencana Halal Bihalal 1432H
                              >> Evaluasi Perkembangan Pendirian Yayasan Gunuang Talamau
                           : 17:40 – Ceramah Jelang Berbuka
                           : 17.50 – Buka Bersama
Untuk memudahkan persiapan segala kebutuhan tempat dan konsumsi,  Bpk/Ibu/Sdr/i diminta memberitahukan (menkonfirmasikan) rencana kehadirannya melalui :
Pengurus menambahkan bahwa informasi ini sekaligus berfungsi Undangan yang bersifat umum bagi seluruh anggota dan simpatisan IKTJ. Bpok/Ibu/Dunsanak yang telah mengetahui informasi atau undangan ini diminta untuk  menyampaikan kepada dunsanak yang lain. Sekali lagi jangan lupa konfirmasi kehadiran sanak  melalui email atau SMS di atas, atau melalui kolom komentar dibawah.

IKT Jakarta Gagas Silaturahmi IKPB Jaya

“Kalaulah ada 5 saja komisariat kecamatan seperti IKT ini, mungkin IKPB sudah bukan main wahnya…,” demikian kutipan dari sambutan yang disampaikan oleh Prof. DR. Sjafril Kemala, Ketua Umum Ikatan Keluarga Pasaman Barat Jakarta Raya (IKPB Jaya) pada acara silaturahmi pengurus dan anggota komisariat-komisariat yang tergabung dalam perkumpulan perantau kecamatan-kecamatan se Kab. Pasaman Barat di Jakarta dan sekitarnya, Jumat malam (23/04) di Jakarta. Prof. Sjafril memang tidak menjelaskan lebih lanjut makna ‘wah’ yang ia maksud. Namun dapat dipahami bahwa itulah ungkapan beliau saat itu menanggapi apa yang telah dilakukan oleh Ikatan Keluarga (Kec) Talamau Jabodetabek (IKTJ). Kecamatan Talamau, yang pusat kecamatannya adalah Talu, merupakan 1 dari 11 kecamatan yang ada di wilayah Kab. Pasaman Barat, Prov. Sumatera Barat. Seperti kebanyakan para perantau daerah yang berdomisili di Jabodetabek, perantau asal Talamau juga tergabung dalam suatu perkumpulan yaitu Ikatan Keluarga Talamau Jabodetabek (IKTJ).

(more…)

GOTA – Pilot Program IKTJ

Jakarta, [rangtalu.net] Melihat kiprah dan perkembangan Program GOTA-IKTJ pada tahun pertamanya, banyak pihak yg optimis akan kemajuannya pada tahun-tahun berikutnya. Terutama tentunya masyarakat Talamau secara umum serta juga pihak sekolah selaku penyelenggara pendidikan. Khususnya para urang tua murid yg tergolong membutuhkan bantuan namun belum mendapat giliran memperolehnya sejauh ini. Seperti diketahui, GOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) adalah salah satu program kerja IKT Jakarta yg menyentuh bidang sosial dan pendidikan dibawah gerakan penggalangan dana pendidikan anak nagari untuk Kec. Talamau. Yang mana pada periode-periode sekarang ini santunan diberikan dalam bentuk pembayaran SPP bagi siswa/i dari keluarga yg tergolong tidak mampu, atau bebas dari SPP.

Selaku program yg masih sangat muda (baru menginjak Semester II) yg juga digagas dan diselenggarakan oleh kepengurusan yg masih baru (dilantik November 2007), GOTA IKTJ ini memang dapat dikatakan sebagai Pilot Program IKTJ saat ini. Selain dapat membantu meringankan beban sebagian orang tua murid, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan minat belajar anak yg pada akhirnya memberi kontribusi terhadap lahirnya generasi-generasi muda berprestasi. Hal lain yg dapat ditumbuh kembangkan dari kegiatan GOTA ini adalah semangat kebersamaan dan rasa sosial yg tinggi diantara para perantau asal Talamau, hususnya di Jabodetabek. Lebih jauh lagi, ini adalah wujud nyata hubungan sosial dan emosional perantau dengan kampung halamannya.

“Gagasan santunan dana pendidikan bagi anak nagari di Kec. Talamau ini sudah pernah kita sampaikan didepan forum yg dihadiri oleh pemda Pasaman Barat (Wk. Bupati, Ketua dan Anggota DPRD Pasaman Barat) serta keluarga besar perantau asal Talamau di Jabodetabek pada acara Halal Bihalal Keluarga Besar IKTJ November  2007 y.l. Alhamdulillah sekarang sudah dapat kita realisasikan, meskipun jumlah dan besarnya masih belum seperti yg diharapkan”, demikian disampaikan oleh Bpk Ir Asrinal Rajab (Ketua Umum IKTJ) disela-sela jam kantor beliau di Jakarta beberapa hari y.l. Ditanya mengenai GOTA kedepan dan rencana lain terhadap kampung halaman, pak Asrinal mengatakan bahwa apa yg telah dapat IKTJ lakukan sekarang terhadap kampung halaman sesungguhnya belumlah berarti apa-apa. Jika mereferensi kepada gagasan-gagasan dan wacana-wacana yg sudah mengemuka pada awal kepengurusannya ini, banyak sekali yg mungkin bisa diperbuat untuk kemajuan kampung halaman. Misalnya adanya keinginan untuk mengadakan Perpustakaan Umum di mesjid-mesjid atau surau-surau di Kec. Talamau. Ada juga wacana untuk menggalang dana modal kerja bergulir bagi petani atau pekerja industri rumah tangga di Talamau. Yg sekarang sedang diupayakan adalah permohonan bantuan pengadaan beberapa unit perangkat komputer untuk sekolah dari Depkominfo Jakarta, “proposal sudah kita masukan, upaya-upaya terus dilakukan semoga permohonan kita dapat dipenuhi. Kami mohon juga doa dunsanak semua agar usaha ini berhasil”, lanjut pak Asrinal.

“Namun demikian, soal rencana-rencana atau wacana-wacana tsb kita juga tidak mau bermuluk-muluk dahulu. Bagaimanapun IKTJ adalah organisasi sosial yg sukses atau tidaknya sangat tergantung pada kerja sama yang keras semua pengurus dan dukungan segenap anggotanya. Sekarang ini kita teruskan dan tingkatkan GOTA ini terlebih dahulu, yg saat ini kita anggap sebagai Pilot Program di bidang sosial dan pendidikan. Dengan semangat kebersamaan dan cinta kampung halaman serta dukungan semua pihak, kita yakin banyak hal yg dapat kita perbuat. Semoga Allah Swt memberikan kekuatan kepada kita semua serta selalu meridhoi apa-apa yg kita usahakan”, demikian Ir Asrinal Rajab, Ketua Umum IKT Jakarta menutup telepon genggamnya. [makuncu]

Jakarta, [rangtalu.net] Melihat kiprah dan perkembangan Program GOTA-IKTJ pada tahun pertamanya, banyak pihak yg optimis akan kemajuannya pada tahun-tahun berikutnya. Terutama tentunya masyarakat Talamau secara umum serta juga pihak sekolah selaku penyelenggara pendidikan. Khususnya para urang tua murid yg tergolong membutuhkan bantuan namun belum mendapat giliran memperolehnya sejauh ini. Seperti diketahui, GOTA (Gerakan Orang Tua Asuh) adalah salah satu program kerja IKT Jakarta yg menyentuh bidang sosial dan pendidikan dibawah gerakan penggalangan dana pendidikan anak nagari untuk Kec. Talamau. Yang mana pada periode-periode sekarang ini santunan diberikan dalam bentuk pembayaran SPP bagi siswa/i dari keluarga yg tergolong tidak mampu, atau bebas dari SPP.
Selaku program yg masih sangat muda (baru menginjak Semester II) yg juga digagas dan diselenggarakan oleh kepengurusan yg masih baru (dilantik November 2007), GOTA IKTJ ini memang dapat dikatakan sebagai Pilot Program IKTJ saat ini. Selain dapat membantu meringankan beban sebagian orang tua murid, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan minat belajar anak yg pada akhirnya memberi kontribusi terhadap lahirnya generasi-generasi muda berprestasi. Hal lain yg dapat ditumbuh kembangkan dari kegiatan GOTA ini adalah semangat kebersamaan dan rasa sosial yg tinggi diantara para perantau asal Talamau, hususnya di Jabodetabek. Lebih jauh lagi, ini adalah wujud nyata hubungan sosial dan emosional perantau dengan kampung halamannya.

“Gagasan santunan dana pendidikan bagi anak nagari di Kec. Talamau ini sudah pernah kita sampaikan didepan forum yg dihadiri oleh pemda Pasaman Barat (Wk. Bupati, Ketua dan Anggota DPRD Pasaman Barat) serta keluarga besar perantau asal Talamau di Jabodetabek pada acara Halal Bihalal Keluarga Besar IKTJ November  2007 y.l. Alhamdulillah sekarang sudah dapat kita realisasikan, meskipun jumlah dan besarnya masih belum seperti yg diharapkan”, demikian disampaikan oleh Bpk Ir Asrinal Rajab (Ketua Umum IKTJ) disela-sela jam kantor beliau di Jakarta beberapa hari y.l. Ditanya mengenai GOTA kedepan dan rencana lain terhadap kampung halaman, pak Asrinal mengatakan bahwa apa yg telah dapat IKTJ lakukan sekarang terhadap kampung halaman sesungguhnya belumlah berarti apa-apa. Jika mereferensi kepada gagasan-gagasan dan wacana-wacana yg sudah mengemuka pada awal kepengurusannya ini, banyak sekali yg mungkin bisa diperbuat untuk kemajuan kampung halaman. Misalnya adanya keinginan untuk mengadakan Perpustakaan Umum di mesjid-mesjid atau surau-surau di Kec. Talamau. Ada juga wacana untuk menggalang dana modal kerja bergulir bagi petani atau pekerja industri rumah tangga di Talamau. Yg sekarang sedang diupayakan adalah permohonan bantuan pengadaan beberapa unit perangkat komputer untuk sekolah dari Depkominfo Jakarta, “proposal sudah kita masukan, upaya-upaya terus dilakukan semoga permohonan kita dapat dipenuhi. Kami mohon juga doa dunsanak semua agar usaha ini berhasil”, lanjut pak Asrinal.

“Namun demikian, soal rencana-rencana atau wacana-wacana tsb kita juga tidak mau bermuluk-muluk dahulu. Bagaimanapun IKTJ adalah organisasi sosial yg sukses atau tidaknya sangat tergantung pada kerja sama yang keras semua pengurus dan dukungan segenap anggotanya. Sekarang ini kita teruskan dan tingkatkan GOTA ini terlebih dahulu, yg saat ini kita anggap sebagai Pilot Program di bidang sosial dan pendidikan. Dengan semangat kebersamaan dan cinta kampung halaman serta dukungan semua pihak, kita yakin banyak hal yg dapat kita perbuat. Semoga Allah Swt memberikan kekuatan kepada kita semua serta selalu meridhoi apa-apa yg kita usahakan”, demikian Ir Asrinal Rajab, Ketua Umum IKT Jakarta menutup telepon genggamnya. [makuncu]